Tuesday, March 30, 2010

ISU-ISU GLOBAL, MENANTANG KEPEMIMPINAN KRISTIANI


Judul Buku : Isu-Isu Global, Menantang Kepemimpinan Kristiani
Pengarang : John Stott

Buku ini merupakan buku yang sangat membantu jika temen-temen bersama kelompok kecil atau KTB (kelompok tumbuh bersama) ingin benar-benar mengupas habis tentang peranan orang percaya di dunia. Mungkin kita berpikir bahwa kita pastinya berkewajiban untuk menjadi “garam dan terang” dunia dimanapun kita ditempatkan. Tapi bagaimanakah agar peranan garam itu dapat benar-benar meresap di kehidupan kita. Ditengah dunia yang sangat gelap dan mungkin akan sangat sulit mencari celah bagi terang untuk menerangi. Tetapi terang adalah terang, ia tidak dapat disebut terang jika ternyata tidak bisa menerangi.

Ada 4 hal yang menjadi dasar ketika membicarakan hal-hal yang ada.
Pertama adalah Kejadian. Inti dari hal ini adalah bahwa Allah menciptakan menciptakan segala sesuatu baik adanya sehingga segala sesuatu yang terlihat buruk saat ini bukanlah hasil dari penciptaan yang buruk.

Kedua, Kejatuhan. Tragedi akibat ketidakpatuhan mereka adalah bahwa pada mulanya mereka diciptakan diperuntukan bagi Allah, namun mereka kini hidup tanpa Allah, keberdosaan manusia yang menyebabkan kerusakan total pada semua hal yang ada dan tadinya diciptakan baik, manusia sudah tidak dapat lagi memandang apa yang baik dan benar karena kerusakan total pada Allah, sesama, alam bahkan diri sendiri.

Ketiga, Penyelamatan. Karya ini sudah direncanakannya dan segera setelah manusia jatuh ke dalam dosa. Allah menjanjikan bahwa keturunan wanita akan meremukan kepala ular (ramalan pertama kedatangan Juruslamat) dan kepenuhannya adalah pada kedatangan Mesias (Yesus) sebagai juruslamat manusia (menerima murka Allah agar olehnya kita beroleh keselamatan).

Akhirnya Penggenapan. Jika kabar baik tentang kerajaan itu telah diproklamasikan di seluruh dunia, Yesus Kristus akan datang dalam segala kemuliaan, membangkitkan orang mati, menghakimi dunia, memperbaharui alam dan membawa kerajaan Allah ke dalam penggenapannya yang sempurna.

Inilah keempat peristiwa yang kait mengkait dengan keempat realitas, pertama Kejadian (”yang baik”), kedua Kejatuhan (”yang jahat”), ketiga Penyelamatan (”yang baru”) dan keempat Penggenapan (”yang sempurna”). Kita diberikan seuatu perspektif tentang proses yang sedang berlangsung antara dua kekekalan, suatu visi tentang Allah yang bekerja mewujudkan tujuanNya. Kita diberi acuan yang memungkinkan kita menempatkan segala sesuatu pada tempatnya, suatu cara untuk menyatupadukan pengertian kita, peluang untuk berpikir dengan baik sekalipun tentang isu-isu yang paling rumit, mengajarkan kebenaran-kebenaran akbar tentang Allah, manusia dan masyarakat yang dapat memberikan pengarahan kepada pemikiran Kristiani kita.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment